Taman Kota Denpasar (Puputan Badung): Hiburan Murah di Pusat Kota

0
850
Monumen Puputan Badung di Taman Kota Denpasar

Rekreasi musti ke luar kota? Ah, ngga juga. Di tengah kota pun ada sebuah tempat hiburan, yang pasti murah pula. Namanya Taman Kota Denpasar, atau bisa disebut Lapangan Puputan Badung, atau bisa juga disebut Alun-alun.

Taman Kota Denpasar letaknya tepat di Titik Nol Kota Denpasar, berupa sebuah lahan hijau dengan luas kira-kira 35.000 m2. Kenapa murah? Karena kamu cuma perlu bayar Rp 1.000,- aja untuk motor, dan Rp 2.000 untuk mobil, buat ke Taman Kota Denpasar.

Baca juga:  Warung Kayu Manis, Spesial Masakan Rumahan

Bisa Ngapain Aja di Taman Kota Denpasar?

Selfie di Patung Catur Muka

PATUNG CATUR MUKA repost from @bayuuantara ========================================= Patung Catur Muka didirikan pada tahun 1973 oleh seorang seniman Bali yang kala itu cukup terkenal bernama I Gusti Nyoman Lempad yang berasal dari Desa Ubud. Patung ini terbuat dari batu granit yang memiliki ketinggian 9 meter. Posisinya sendiri menghadap ke empat penjuru mata angin yakni Timur, Barat, Selatan dan Utara. Patung Catur Muka yang berstana bunga padma (lotus) menunjukkan bahwa Brahma adalah asal mula dari kenyataan yang tidak terbatas. Padma melambangkan alam semesta dan kesucian. Mengapa empat muka?Ada filosofi yang mendalam ternyata dibalik pembuatan patung empat wajah ini. Empat muka disimbolkan sebagai kekuasaan Tuhan. Wajah yang pertama menunjukkan fakta bahwa Tuhan itu Maha Besar. Wajah kedua menyimbolkan bahwa Tuhan itu Raja dari raja-raja yang ada di dunia. Wajah ketiga menandakan bahwa Tuhan sampai kapanpun tak kenal lelah dan tak pernah berhenti bekerja. Dan wajah yang terakhir menunjukkan bahwa Tuhan Maha Menciptakan. Patung Catur Muka berada di persimpangan jalan antara jalan Gajah mada, Surapati, Udayana dan Jalan Veteran. Jaraknya sekitar 13 km perjalanan dari Bandara Ngurah Rai Denpasar Bali. ========================================= #infodenpasar #KotaDenpasar #Denpasar #denpasarcity #balilife #bali #caturmuka #infoeducation #infodps #DenpasarItuKeren #13thnrpkdfm

A photo posted by Denpasar dan Bali (@infodenpasar) on

Ini nih yang selalu rame kalo malem. Tuh, kaya gambar di atas, kalo malem Patung Catur Muka ada lampu warna-warninya yang nembak ke air mancur. Coba deh selfie di sana, pasti like Instagram-mu bakalan banyak.

Ada Arena Bermain Anak-anak

Arena bermain Taman Kota Denpasar
Awas, Dik! Jangan mau diajak keluar sama Om yang ngga dikenal ya!
Arena bermain Taman Kota Denpasar dari dekat
Aduh, pengen jadi anak-anak lagi!

Buat para ibu-ibu dan bapak-bapak, nih solusi buat arena bermain anak. Alat maennya cukup banyak kok, deket dengan alam pula. Dan yang pasti, bakal ketemu banyak anak-anak lain di sini, jadi sekalian belajar bersosialisasi.

Nongkrong dan Meeting Point

Nongkrong di Taman Kota Denpasar
Capek berdiri? Duduk.
Main catur di Taman Kota Denpasar
Bapak-bapak lagi ngocok arisan.

Taman Kota Denpasar emang memenuhi segala syarat sebagai titik kumpul (meeting point). Dari lokasi, di pusat kota. Suasananya nyaman dan teduh. Selain itu, murah pula. Kalo perlu snack buat nemenin ngobrol makin asik, ada kok! Seperti penjelasan di bawah.

Makan Lumpia(ng)

Lumpia di Taman Kota Denpasar
Lumpia(ng).

Ini sebenarnya agak ilegal. Pedagang kaki lima dilarang di area Taman Kota Denpasar, karena masalah sampah. Tapi beberapa kali pedagang lumpia(ng) masih suka berkeliaran di Taman Kota Denpasar, walaupun ngga banyak. Ngga apa-apa, woles aja, kalo pengen lumpia(ng) takis aja, Brooo! Asal inget, sampahnya dibuang pada tempatnya.

Tempat Olahraga

Olahraga di Taman Kota Denpasar
Sehat pangkal panjang. Panjang usia maksudnya.

Udah bukan rahasia lagi, kalo di Taman Kota Denpasar biasa dijadiin arena jogging. Selain itu, di pojokan selatan-barat, sekarang ada beberapa tiang yang bisa kamu pake buat berolahraga. Komunitas Street Workout Bali sering kok make fasilitas ini.

Nah, ngga usah ragu lagi kalo maen ke Taman Kota Denpasar. Udah banyak kok fasilitas yang disediain di sini, buat memenuhi kebutuhan masyarakatnya.

Pokoknya jaen idup di Bali!

 

NO COMMENTS